Thursday, May 07th, 2015 | Author:

MENCETAK BAGI ANAK USIA DINI

Mencetak

Seni grafis identik dengan kegiatan cetak-mencetak, oleh karena itu istilah seni grafis dikenal juga dengan seni mencetak atau mencetak. Istilah ini lebih sesuai dengan istilah yang digunakan dalam pelajaran mencetak yang dilakukan di Taman Kanak-kanak.

Mencetak merupakan kegiatan seni rupa yang termasuk seni dua dimensi. Sebenarnya kegiatan encetak ini tidak asing bagi anak-anak. Mereka sering melakukannya di atas trotoar atau dinding dengan menjejakkan alas sepatu atau tangannya ke atas trotoar an dinding tersebut. Kadang-kadang mereka menjejakkan kakinya di atas lumpur atau pasir pantai hingga terdapat bekas jejak-jejak kaki tersebut. Kreasi lain sering juga dilakukan dengan membuat goresan dari tongkat ke atas pasir laut, atau tanah. Tanpa disadari kegiatan tersebuat merupakan kegiatan mendesain yang dilakukan berulang-ulang yang merupakan kegiatan mencetak. (Mattil, 1965)

Mencetak membutuhkan acuan sebagai alat cetak yang digunakan sebagai alat untuk mereproduksi karya sesuai jumlah yang diinginkan. Prinsip mencetak dapat dijumpai ketika membubuhkan cap jari pada surat identitas atau menstempel surat. Kegiatan tersebut dapat dilakukan berulang kali dengan asil yang sama, hasil dari cetakan tidak dapat dikatakan mana yang asli dan mana yang duplikat dari hasil cetak pertama, kedua dan seterusnya.

Seni grafis atau seni mencetak dibagi atas dua kelompok (Soegiarty, 1989):

  1. Seni grafis/mencetak murni. Yang lebih dipentingkan dalam hal ini adalah ekspresi pembuatnya yang terungkap dalam katya-katyanya.
  2. Seni grafis/mencetak terapan. Dalam hal ini yang lebih diutamakan adalah fungsi terapannya, seperti poster, majalah, surat kabar, perangko, buku, dan sbagainya.

Dibawah ini adalah proses cetak dengan teknik paper cut:

1. Alat dan Bahan

Bahan yang diperlukan untuk mencetak sederhana terdiri dari:

  • Pewarna
  • Tempat mencapur warna/palet
  • Busa
  • Plastik Jilid
  • Gunting/cutter
  • Pensil
  • Kertas Gambar
  • Kain

1

 

 

 

 

 

 

Pewarna dan busa untuk membubuhkan warna    pada kertas

 

2. Membuat desain

Sebelum melakukan mencetak, peserta terlebih dulu membuat desain yang akan mereka buat/cetak. Desain dibuat di atas kertas gambar.

2  Desain gambar yang akan dibuat acuan cetaknya

 

3. Membuat Acuan Cetak dari Plastik Jilid

Setelah membuat desain, peserta membuat acuan cetak yang terbuat dari plastik jilid.

3   Proses Membuat Acuan Cetak

4. Memberi Warna

Peserta membubuhkan warna di atas kain. Warna yang dibubuhkan harus melalui acuan cetak.

4 5

Pemberian Warna pada Acuan Cetak

5. Hasil Mencetak dengan teknik paper cut

6

Selamat mencoba!

Daftar Pustaka

Mattil, Edward L. 1965. Meaning in Craft. New Jersey: Prentice-Hall, Inc., Englewood Cliffs

Soegiarty, Tity. 1989. Pengetahuan Dasar Mencetak Sederhana. Jurusan Pendidikan Seni Rupa. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan

 

Tuesday, May 05th, 2015 | Author:

Karya ini menggunakan media lukis akrilik diatas kanvas dengan bahan-bahan lain yang mendukung. Tema yang diusung adalah wanita dan bunga. Wanita dan bunga merupakan lambang keindahan. Wanita tak bisa dilepaskan dari unsur keindahan, begitu pula bunga. Wanita sering diibaratkan sebagai bunga. Secara lahiriah bunga melambangkan sesuatu yang cantik, indah dan berseri, begitu juga wanita…. Wanita dan bunga penuh dengan warna yang menjadi inspirasi bagi kehidupan. Bunga yang mekar dan bertebaran mengispirasi wanita untuk menjadi seseorang yang berkembang, penuh semangat untuk mencapai cita-cita.

Monday, December 29th, 2014 | Author:

Selamat datang di STAF UPI.

Category: Uncategorized  | One Comment